STAIN MAJENE KEMBANGKAN KAMPUS DENGAN KEARIFAN LOKAL

STAIN MAJENE-Dalam rangka melestarikan budaya lokal, perguruan tinggi memiliki peranan yang strategis. Perguruan tinggi merupakan tempat di mana generasi-generasi muda melanjutkan pendidikan sekaligus wadah menempa diri untuk tidak melupakan budaya bangsa di tengah pesatnya  gempuran budaya asing. Atas dasar itu STAIN Majene melaksanakan Talkshow dengan tema “ Strategi Pengembangan PTKI Berbasis Kearifan Lokal”. Kegiatan ini berlangsung Jumat tanggal 26 Agustus 2022 di Gedung rektorat STAIN Majene.

Acara yang diikuti oleh civitas academica dan mahasiswa STAIN Majene ini mengahdirkan pembicara Tatang Muttaqin, S.Sos., M.Ed., Ph.D direktur Pendidikan Tinggi dan Iptek Kemeterian PPN/Bappenas RI.

Salah satu cara pelestarian kebudayaan Ketua STAIN Majene, Prof. Dr. Wasilah, S.T., M.T dalam sambutannya menyampaikan “Mahasiswa wajib mengikuti mata kuliah budaya  sebagai mata kuliah dasar umum.

Upaya turut berpartisipasi dalam pengembangan dan pelestarian kebudayaan STAIN Majene sebagai perguruan tinggi agama islam meprogramkan mata kuliah Islam dan Budaya Lokal. Hal ini sejalan dengan misi STAIN Majene “Sebagai pusat kajian dan pengembangan ilmu-ilmu keislaman dan kebudayaan yang unggul dan malaqbiq”

Tatang Muttaqin dalam merepon tanggapan peserta yang rata-rata mengutarakan hubungan keberadaan kampus dan kearifan lokal menyampaikan “membangun strategi pengembangan PTKI yang berkualitas, PTKI harus mampu mengetahui kekuatan dan kelemahan internal (seperti SDM pendidik, tata kelola, sarpras, kelembagaan, kinerjarisetdan inovasi) serta peluang dan ancaman eksternal seperti tuntutan untuk mampu beradaptasi dengan perubahan zaman serta  harus merawat dan mengoptimalkan kearifan lokal sebagai modal social dan budaya”. (Adm.Hms)

 

Humas STAIN Majene

User Humas

Tinggalkan Komentar