Majene – Racana Imam Lapeo–Andi Depu Gerakan Pramuka Pangkalan STAIN Majene sukses melaksanakan Lomba Temu Karya Penegak (LTKP) II Tingkat SMA/SMK/MA Sederajat dan Satuan Karya se-Sulawesi Barat yang berlangsung di Kampus STAIN Majene. Kegiatan ini mengusung tema “Penegak Berkarya, Penegak Berdaya” sebagai wadah pengembangan kreativitas, keterampilan, serta penguatan karakter generasi muda Pramuka Penegak.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala Bagian Administrasi Umum, Akademik dan Kemahasiswaan (AUAK) STAIN Majene, Abdul Gafur, M.Th.I. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Menurutnya, LTKP merupakan ajang yang sangat positif untuk membangun semangat kolaborasi, kreativitas, dan kepemimpinan generasi muda. Ia berharap para peserta tidak hanya berkompetisi untuk meraih prestasi, tetapi juga menjadikan kegiatan ini sebagai sarana memperluas wawasan, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kapasitas diri sebagai anggota Pramuka yang siap memberikan kontribusi bagi masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin melahirkan generasi Penegak yang tidak hanya aktif berkarya, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan yang berdaya dan bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya,” ujar Abdul Gafur saat membuka kegiatan.
LTKP II diikuti oleh peserta dari berbagai SMA, SMK, MA, dan Satuan Karya Pramuka se-Sulawesi Barat. Berbagai perlombaan dan kegiatan edukatif diselenggarakan untuk mengasah kemampuan peserta dalam bidang kepramukaan, kepemimpinan, kreativitas, serta pengembangan karakter.
Sebagai tuan rumah, STAIN Majene melalui Racana Imam Lapeo–Andi Depu berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan-kegiatan kepemudaan yang berorientasi pada pembentukan karakter, penguatan nilai-nilai kebangsaan, dan pengembangan potensi generasi muda.
Melalui pelaksanaan LTKP II ini, diharapkan lahir kader-kader Pramuka Penegak yang inovatif, berprestasi, dan mampu menjadi pelopor dalam menghadapi tantangan zaman, sejalan dengan semangat tema kegiatan, “Penegak Berkarya, Penegak Berdaya.”
