PEMBUKAAN KULIAH, KAPOLDA SULBAR AJAK MAHASISWA STAIN MAJENE AMANKAN SULBAR

PEMBUKAAN KULIAH, KAPOLDA SULBAR AJAK MAHASISWA STAIN MAJENE AMANKAN SULBAR

STAIN Majene- Pembukaan perkuliahan STAIN Majene menghadirkan Kapolda Sulawesi Barat dan Cendekiawan Perempuan Dr. Yundini Husni Djamaluddin sebagai narasumber. Bertempat di aula gedung terpadu STAIN Majene, 12 September 2023.

Disambut tarian Mandar, Kapolda dan Dr. Yundini yang tak lain adalah putri Panglima Puisi Husni Djamaluddin mendapat sambutan meriah dari sekitar 400 mahasiswa baru angkatan 2023. Pembukaan kuliah ini juga dihadiri angkatan I pascasarjana STAIN Majene.

Pembukaan perkuliahan ini mengangkat tema “Islam, Perdamaian, Kemajuan Bangsa dan Generasi Muda STAIN Majene.

Ketua STAIN Majene Prof. Dr. Wasilah, S.T., M.T. dalam sambutannya sangat bersyukur karena Kapolda bisa hadir bersua dan menyambut kuliah perdana tahun 2023 di STAIN Majene. Ia juga menyampaikan bahwa untuk tetap menjaga kompetensi dengan tetap tidak mengabaikan pentingnya toleransi

Di bawah kendali moderator Dr. Muliadi sekaligus Wakil Ketua I STAIN Majene, dua narasumber secara bergantian menyampaikan materinya yang didahului dengan penyerahan bantuan penyelesaian akhir studi oleh baznas provinsi sulbar.

Yuyun begitu sapaan akrab Ibu Dr. Yundini mengawali materinya dengan menyampaikan ucapan selamat datang di tanah malaqbiq Sulbar untuk Kapolda Sulbar. Dalam pidatonya ia menyampaikan motivasi untuk tetap bermimpi tetapi tidak lupa untuk bangun meraih mimpi dan cita-cita. Perempuan yang pernah meraih penghargaan dari pemerintah Jepang ini juga mengingatkan kepada mahasiswa STAIN Majene kelak bisa menjadi imam besar di negara-negara di dunia dengan berusaha dan kerja keras.

Irjen Pol. Drs. Adang Ginanjar S, M.M selaku narasumber II banyak mengingatkan akan keselamatan berlalulintas utamanya bagi mahasiswa. Ia juga memberikan peringatan besar untuk tidak bermain-main dengan narkoba. Kapolda juga mengisyaratkan bersama Kapolres Majene tak segan menangkap jika ada oknum mahasiswa dan civias akademika yang melakukan pelanggaran baik pelanggaran berlalulintas ataupun penggunaan obat-terlarang.

“Sebagai generasi muda kita harus bisa dan mampu memerangi bahaya narkoba” imbuhnya.

Laki-laki yang pernah menjabat Karo Umum Sekretariat Militer Presiden ini juga tak lupa menyampaikan untuk bersama menanggulangi angka stanting yang menjadi momok terbesar di Sulawesi Barat.

Di sesi tanya jawab, kapolda lebih banyak digempur pertanyaan seputar kedisiplinan polri oleh mahasiswa. Tak tanggung mahasiswa meminta untuk menghukum polisi yang melanggar aturan kesatuan polri utamanya dalam peraturan berlalulintas.

Di akhir acara sebelum foto bersama dengan hikmat Ibu Yuyun membacakan puisi ayahnya, Husni Djalamaluddin berjudul Muhammad dari kumpulan puisi Indonesia Masihkah Kau Tanah Airku. (Adm-Hms)