Dosen Tamu dari Iran Hadir di STAIN Majene, Hadirkan Wawasan Filsafat Islam dan Tantangan Kontemporer
Majene, 15 September 2026 — Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene menghadirkan dosen tamu dari Iran, Dr. Qasem Muhammadi, seorang peneliti, cendekiawan, dan pendidik di bidang filsafat Islam. Kehadiran akademisi internasional ini menjadi bagian dari pelaksanaan Kuliah Tamu bertajuk “Islam, Philosophy and Contemporary Challenges: Insights for a Faithful and Progressive Society” yang berlangsung pada 11–15 September 2026 di STAIN Majene, Sulawesi Barat.
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi STAIN Majene dalam memperluas wawasan akademik sivitas akademika, khususnya dalam memahami hubungan antara Islam, filsafat, dan berbagai tantangan kehidupan kontemporer. Melalui forum ilmiah ini, peserta diajak untuk melihat Islam tidak hanya sebagai sumber nilai keagamaan, tetapi juga sebagai landasan berpikir kritis, dialogis, dan progresif dalam menjawab persoalan masyarakat.
Selama rangkaian kuliah tamu, Dr. Qasem Muhammadi membawakan sejumlah materi yang relevan dengan kebutuhan akademik mahasiswa dan pengembangan keilmuan di lingkungan perguruan tinggi. Topik yang diangkat antara lain Filsafat untuk Kebahagiaan Hidup, Religion and State in Iran’s Legal System, Filosofi Pendidikan Islam (Klasik & Modern) dan Aktualisasi Tarbiyah Islamiyah, Filsafat Ilmu dan Agama, Minoritas Agama di Bawah Pemerintahan Islam, Islam dan Diskusi Filsafat Modern, New Atheism and Responses to Islam, Argumen Eksistensi Tuhan Berdasarkan Sains, Urgensi Filsafat untuk Pengembangan Diri Mahasiswa, Filsafat Ekonomi Islam, serta Dakwah di Era AI (Peluang & Tantangan Etis).
Rangkaian materi tersebut menyasar peserta dari berbagai unsur akademik, di antaranya mahasiswa dan dosen dari program studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Hukum Keluarga Islam (HKI), Hukum Ekonomi Syariah (HES), Ekonomi Bisnis Islam (EBI), serta program studi lainnya.
Kehadiran Dr. Qasem Muhammadi diharapkan dapat memperkaya perspektif mahasiswa dalam mengkaji isu-isu keislaman secara komprehensif, sekaligus mendorong tumbuhnya budaya akademik yang terbuka terhadap dialog lintas pemikiran dan tradisi keilmuan. Pertukaran gagasan dengan akademisi internasional juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat jejaring kerja sama dan internasionalisasi pendidikan tinggi Islam.
Melalui kegiatan ini, STAIN Majene terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang unggul dan mal?qib, dengan membekali mahasiswa tidak hanya dengan pengetahuan keagamaan, tetapi juga kemampuan berpikir kritis, berintegritas, dan responsif terhadap dinamika zaman.
STAIN Majene — Unggul dan Malaqbiq.
