Mahasiswa STAIN Majene, Arby Syam, Turut Respon Bencana Banjir dan Tanah Longsor di Aceh Tamiang
Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Majene atas nama Arby Syam, Program Studi Tadris Bahasa Inggris, menunjukkan kepedulian kemanusiaan dengan terlibat langsung dalam respon bencana banjir dan tanah longsor di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), khususnya di Kabupaten Aceh Tamiang. Kegiatan kemanusiaan ini dilaksanakan di bawah koordinasi Rumah Zakat.
Aksi kemanusiaan tersebut berpusat di Desa Sekumur, Kecamatan Sekerak, Kabupaten Aceh Tamiang, salah satu wilayah yang terdampak cukup parah. Kondisi geografis wilayah membuat akses menuju lokasi hanya dapat ditempuh menggunakan perahu, akibat terputusnya jalur darat. Hingga saat ini, kawasan tersebut masih dipenuhi gelondongan kayu yang terbawa arus banjir dan longsor, sehingga menyulitkan mobilitas warga dan relawan.
Selama 26 hari berada di lokasi bencana, Arby Syam aktif terlibat dalam berbagai kegiatan kemanusiaan, seperti membantu pendistribusian bantuan, pendampingan masyarakat terdampak, serta mendukung proses pemulihan pascabencana bersama tim relawan Rumah Zakat. Kehadirannya di lapangan menjadi bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam membantu masyarakat yang tengah menghadapi masa sulit.
Keterlibatan Arby Syam dalam aksi kemanusiaan ini mencerminkan peran aktif mahasiswa STAIN Majene dalam mengimplementasikan nilai-nilai keislaman, kepedulian sosial, dan semangat pengabdian kepada masyarakat. Diharapkan, aksi solidaritas ini dapat meringankan beban warga terdampak serta mempercepat proses pemulihan kehidupan masyarakat di Kabupaten Aceh Tamiang.
